Langsung ke konten utama

Anda berada di situs Cabang Paciran

Semua artikel

Edukasi Produk · Umum

Sealant Silikon Netral untuk Instalasi Aluminium

Panduan sealant silikon netral instalasi aluminium: fungsi waterproofing, beda netral vs asetat, teknik aplikasi benar, dan tips stok tube 300 ml di bengkel proyek.

6 menit baca
Sealant Silikon Netral untuk Instalasi Aluminium

Sealant silikon netral adalah bahan pendukung yang sering diremehkan, padahal menentukan kerapatan air pada instalasi kusen aluminium. Tanpa sealant yang benar, jendela bisa bocor meski profil dan karet sudah berkualitas.

Istilah "netral" penting: sealant netral tidak melepaskan asam atau asetat saat curing, sehingga aman untuk aluminium, kaca, dan kebanyakan finishing. Sealant asetat bisa korosi aluminium dan menguning kaca.

Panduan ini menjelaskan fungsi, teknik aplikasi, dan tips memilih sealant silikon netral untuk instalasi aluminium — serta mengapa bengkel sebaiknya selalu men-stok tube 300 ml.

Fungsi sealant dalam instalasi aluminium

Sealant menutup celah antara profil aluminium dengan dinding (beton, bata, atau gypsum), serta titik sambungan profil yang rawan rembes air. Karet EPDM menangani celah daun-kusen; sealant menangani celah profil-dinding.

Selain waterproofing, sealant memberi finishing rapi pada sambungan eksterior. Warna sealant (transparan, putih, abu-abu, hitam) harus disesuaikan dengan warna profil agar tampilan seamless.

Mengapa harus silikon netral?

Sealant silikon netral (neutral cure) tidak mengandung asam asetat. Proses curing-nya aman untuk aluminium, kaca, keramik, dan kebanyakan material finishing. Ini standar untuk instalasi kusen aluminium profesional.

Sealant asetat (acetoxy) lebih murah tetapi melepaskan asam saat mengering, berpotensi korosi aluminium dan menguning kaca. Hindari untuk pekerjaan aluminium kecuali ada alasan khusus dan material tahan asam.

  • Silikon netral — aman untuk aluminium, kaca, finishing
  • Silikon asetat — murah, tapi korosi aluminium & kuning kaca
  • Pilih netral untuk semua instalasi kusen aluminium
  • Ukuran tube umum: 300 ml (cukup untuk 5–8 m joint tipis)

Teknik aplikasi sealant yang benar

Bersihkan permukaan dari debu, minyak, dan sisa sealant lama. Permukaan harus kering — jangan aplikasikan sealant saat hujan atau permukaan basah.

Pasang nozzle, potong ujung sesuai lebar joint. Aplikasikan sealant merata sepanjang sambungan. Ratakan dengan jari basah sabun atau alat finishing sebelum sealant mengeras (skin time sekitar 10–15 menit).

Titik aplikasi sealant pada kusen aluminium

Area wajib di-seal: sambungan kusen dengan dinding (sekeliling frame), sudut sambungan profil, dan celah di sekitar mullion/transom. Interior side juga di-seal jika rawan rembes dari luar.

Jangan over-apply — sealant berlebih terlihat tidak rapi dan sulit dibersihkan. Joint width ideal 5–10 mm; gunakan backer rod untuk celah lebar sebelum sealant.

Perawatan dan penggantian sealant

Sealant berkualitas tahan 5–10 tahun tergantung eksposur UV dan cuaca. Periksa kondisi sealant setiap tahun; ganti jika retak, mengelupas, atau berubah warna.

Stok sealant 300 ml di bengkel sangat disarankan — untuk instalasi baru maupun perbaikan cepat. Agung Aluminium menyediakan sealant silikon netral di semua cabang, tanpa minimal order.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama sealant silikon netral mengering?

Skin time (permukaan kering) sekitar 10–15 menit. Full cure (maksimal kekuatan) 24–48 jam tergantung suhu dan kelembapan. Hindari terkena air selama 24 jam pertama.

Sealant transparan atau warna untuk kusen putih?

Sealant putih paling umum untuk kusen putih agar sambungan tidak terlihat. Transparan cocok jika ingin finishing minimal. Abu-abu atau hitam untuk kusen berwarna gelap.

Satu tube 300 ml cukup untuk berapa bukaan?

Sekitar 1–2 bukaan jendela standar, tergantung lebar joint. Untuk proyek 10 bukaan, siapkan minimal 6–10 tube sealant.